Pertandingan antara Persita Tangerang dan Persib Bandung selalu menghadirkan ketegangan tersendiri bagi para pecinta sepak bola nasional. Dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2024/2025, kedua tim kembali bertemu dalam sebuah laga yang penuh emosi, strategi, dan ambisi. Meski berasal dari daerah yang berbeda, Persita dan Persib memiliki sejarah persaingan yang cukup panjang, menjadikan pertemuan mereka sebagai salah satu pertandingan yang ditunggu-tunggu setiap musim.
Laga terakhir yang mempertemukan kedua tim berlangsung di Stadion Indomilk Arena, markas Persita, pada pekan ke-27. Atmosfer stadion yang dipenuhi pendukung setia Laskar Cisadane dan Bobotoh menjadikan pertandingan ini tak hanya sebagai adu kekuatan di lapangan, tetapi juga ajang pembuktian bagi dua tim dengan basis suporter yang kuat.
Persiapan Kedua Tim
Persita datang ke pertandingan ini dengan kondisi yang cukup menantang. Mereka baru saja mengalami beberapa hasil kurang maksimal dalam laga sebelumnya, dan posisi mereka di klasemen membuat mereka harus meraih poin demi menghindari zona degradasi. Pelatih Persita, Divaldo Alves, menekankan pentingnya menjaga fokus dan disiplin taktik ketika menghadapi tim sekelas Persib.
Sementara itu, Persib datang ke Tangerang dengan rasa percaya diri tinggi. Anak asuh Bojan Hodak baru saja mencatatkan kemenangan impresif atas Madura United dan berada dalam tren positif. Dengan materi pemain yang solid di semua lini, Persib membidik kemenangan demi menjaga peluang meraih posisi tiga besar klasemen akhir.
Susunan Pemain
Persita (4-3-3):
Riky Pambudi; Irsyad Maulana, Miftahul Hamdi, Javlon Guseynov, Reza Arafat; Ramiro Fergonzi, Ezequiel Vidal, Nur Hidayat; Arif Setiawan, Wildan Ramdhani, Edo Febriansyah.
Persib (4-2-3-1):
Teja Paku Alam; Henhen Herdiana, Nick Kuipers, Alberto Rodríguez, David Rumakiek; Marc Klok, Dedi Kusnandar; Beckham Putra, Ciro Alves, Febri Hariyadi; David da Silva.
Kedua pelatih menurunkan skuad terbaik yang mereka miliki. Persita mengandalkan kekompakan lini tengah dan kecepatan serangan balik, sedangkan Persib tampil dengan strategi penguasaan bola dan agresivitas di sisi sayap.
Babak Pertama: Tekanan dari Persib
Pertandingan dimulai dengan tempo cepat. Persib langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Kombinasi Beckham Putra dan Ciro Alves di sisi kiri beberapa kali merepotkan pertahanan Persita. Pada menit ke-12, Persib mendapat peluang emas lewat sundulan David da Silva, namun bola masih bisa ditepis oleh kiper Riky Pambudi.
Persita tak tinggal diam. Mereka mulai keluar menyerang melalui skema counter-attack cepat. Pada menit ke-21, Wildan Ramdhani melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang nyaris menjebol gawang Teja Paku Alam, namun bola masih melebar tipis.
Kebuntuan pecah di menit ke-34. David da Silva berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Marc Klok. Gol tersebut disambut sorak sorai Bobotoh yang hadir di tribun tamu. Babak pertama ditutup dengan skor 1-0 untuk keunggulan Persib.
Babak Kedua: Persita Bangkit, Persib Bertahan
Masuk babak kedua, Persita tampil lebih berani. Mereka memasukkan pemain tambahan di lini depan, termasuk memasukkan pemain muda berbakat, Gusti Rustandi. Perubahan ini membuahkan hasil. Di menit ke-56, Ramiro Fergonzi sukses menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti setelah Javlon Guseynov dijatuhkan di kotak terlarang oleh Alberto Rodríguez.
Setelah skor menjadi imbang 1-1, pertandingan berjalan semakin terbuka. Persita nyaris membalikkan keadaan lewat sepakan keras Ezequiel Vidal yang membentur mistar gawang. Sebaliknya, Persib juga menciptakan peluang emas melalui Beckham Putra, namun tendangannya berhasil ditepis oleh Riky.
Pada menit ke-78, Persib akhirnya kembali unggul. Lewat serangan cepat, Ciro Alves mengirimkan umpan silang yang diselesaikan dengan sempurna oleh David da Silva yang mencetak gol keduanya malam itu. Gol ini menegaskan status David sebagai top skor sementara Liga 1.
Persita mencoba membalas di sisa waktu, namun Persib bertahan dengan disiplin. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap bertahan 2-1 untuk kemenangan Persib Bandung.
Statistik Pertandingan
-
Penguasaan bola: Persita 47% – Persib 53%
-
Tembakan ke gawang: Persita 4 – Persib 7
-
Pelanggaran: Persita 14 – Persib 10
-
Kartu kuning: Persita 2 – Persib 1
-
Tendangan sudut: Persita 3 – Persib 5
Statistik menunjukkan bahwa pertandingan berlangsung relatif seimbang, namun Persib lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Komentar Pelatih dan Pemain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3566399/original/093229800_1631174384-BRI_Liga_1_-_Persita_Tangerang_Vs_Persib_Bandung.jpg)
Pelatih Persita, Divaldo Alves, mengakui keunggulan Persib namun tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya.
“Kami bermain baik, terutama di babak kedua. Sayang, kami kehilangan fokus di menit akhir. Kami akan perbaiki ini untuk pertandingan selanjutnya,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Persib Bojan Hodak menyebut kemenangan ini sebagai buah kerja keras tim.
“Semua pemain tampil luar biasa, terutama David yang kembali menunjukkan kelasnya. Ini kemenangan penting untuk menjaga momentum kami,” katanya.
David da Silva yang mencetak dua gol dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Ia mengaku senang bisa membantu tim meraih tiga poin dan berjanji akan terus memberikan yang terbaik di sisa musim.
Dampak Terhadap Klasemen
Dengan kemenangan ini, Persib Bandung naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan 49 poin dari 27 pertandingan, menggeser Madura United. Sementara Persita tertahan di peringkat 15, hanya unggul tiga poin dari zona degradasi. Bagi Persita, setiap pertandingan kini menjadi final dalam upaya bertahan di Liga 1.
Rivalitas yang Semakin Seru
Pertemuan antara Persita dan Persib bukan hanya soal pertandingan sepak bola, tetapi juga tentang kebanggaan, identitas daerah, dan persaingan sportif yang selalu menyita perhatian. Rivalitas ini diprediksi akan terus hidup dan berkembang, seiring dengan pertemuan mereka di kompetisi musim-musim mendatang.
Kesimpulan
Pertandingan Persita vs Persib kali ini menunjukkan betapa kompetitifnya Liga 1 Indonesia. Kedua tim menampilkan performa terbaik mereka, dan hasil akhir mencerminkan efektivitas dan pengalaman yang dimiliki Persib Bandung. Bagi Persita, meski kalah, ada pelajaran berharga yang bisa dibawa untuk pertandingan berikutnya.
Bagi para suporter, laga ini adalah hiburan berkualitas tinggi. Dan bagi Liga 1, duel seperti ini menjadi bukti bahwa kompetisi domestik Indonesia terus berkembang, menghadirkan pertandingan yang penuh tensi, strategi, dan kualitas permainan.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Iran Júnior