Marko Šimić adalah nama yang tidak asing di dunia sepak bola Indonesia. Penyerang asal Kroasia ini dikenal luas oleh para penggemar sepak bola Tanah Air, terutama suporter Persija Jakarta. Ketajamannya dalam mencetak gol, postur tubuh ideal, serta gaya bermain yang penuh determinasi membuatnya menjadi salah satu striker asing paling sukses dalam sejarah Liga 1 Indonesia.
Kehadiran Šimić di Indonesia membawa warna baru dalam kompetisi domestik. Ia bukan hanya memberikan kontribusi dalam bentuk gol, tetapi juga menjadi figur yang mencuri perhatian baik di dalam maupun luar lapangan. Artikel ini akan membahas perjalanan karier, kontribusinya di sepak bola Indonesia, hingga pengaruhnya terhadap perkembangan klub dan liga secara keseluruhan.
Awal Karier di Kroasia dan Eropa Timur
Marko Šimić lahir pada 23 Januari 1988 di Rijeka, Kroasia. Sejak muda, ia sudah menunjukkan bakat besar dalam mengolah si kulit bundar. Karier profesionalnya dimulai di klub-klub lokal Kroasia, seperti NK Zagreb dan Lokomotiva Zagreb. Ia juga sempat mencicipi kompetisi di negara-negara Eropa Timur seperti Bosnia & Herzegovina, Montenegro, dan Vietnam.
Meski berkeliling di banyak klub, Šimić kerap mencetak gol secara konsisten. Ia memiliki insting mencetak gol yang tajam dan mampu memanfaatkan peluang sekecil apa pun di kotak penalti lawan. Pengalaman ini kemudian membentuk dirinya menjadi striker komplet — kuat, cerdik, dan mematikan di depan gawang.
Kedatangan ke Indonesia dan Bergabung dengan Persija
Pada awal tahun 2018, Marko Šimić resmi bergabung dengan Persija Jakarta. Kedatangan pemain asing ini langsung mencuri perhatian publik. Ia diproyeksikan sebagai striker utama tim ibu kota dan tidak butuh waktu lama untuk membuktikan kapasitasnya.
Debutnya bersama Persija langsung mengesankan. Ia mencetak gol demi gol di ajang Piala Presiden 2018, termasuk empat gol dalam satu pertandingan saat menghadapi PSMS Medan di semifinal. Kinerja impresif itu mengantarkan Persija menjuarai Piala Presiden, dan Šimić menyabet gelar top skor.
Musim Ajaib 2018 dan Gelar Liga 1
Tahun 2018 menjadi musim terbaik dalam karier Marko Šimić di Indonesia. Selain menjuarai Piala Presiden, ia memimpin Persija meraih gelar Liga 1 2018 — prestasi yang sangat dinantikan oleh suporter Macan Kemayoran setelah penantian selama 17 tahun.
Šimić mencetak total 18 gol di Liga 1 musim itu dan menjadi sosok yang sangat diandalkan oleh pelatih Stefano Cugurra Teco. Dengan fisik tangguh dan kemampuan duel udara yang luar biasa, ia menjadi mimpi buruk bagi pertahanan lawan. Di bawah kepemimpinan pemain seperti Šimić dan kontribusi pemain lokal lainnya, Persija tampil sebagai tim paling konsisten sepanjang musim.
Hubungan dengan Suporter dan Status Ikonik
Marko Šimić tidak hanya dikenal karena performa di lapangan, tetapi juga karena kedekatannya dengan para suporter Persija, terutama Jakmania. Ia sering menyapa fans, aktif di media sosial, dan menunjukkan rasa cintanya terhadap klub.
Banyak yang menyebutnya sebagai "Jakarta's Own Croatian Bomber". Bahkan, beberapa fans menyebut bahwa Šimić adalah ikon baru setelah era Bambang Pamungkas. Loyalitasnya terhadap klub dan penampilannya yang konsisten membuatnya menjadi idola sejati.
Performa di Level Asia
Šimić juga menunjukkan ketajamannya saat Persija berkompetisi di level Asia. Dalam ajang AFC Cup 2018, ia mencetak banyak gol yang membantu Persija melaju hingga babak semifinal zona ASEAN. Meski tidak menjuarai kompetisi tersebut, penampilan Persija cukup membanggakan, dan Šimić menjadi pemain kunci dalam perjalanan itu.
Melalui turnamen ini, nama Šimić mulai dikenal di tingkat Asia Tenggara. Banyak pengamat menyebutnya sebagai salah satu striker asing terbaik yang pernah bermain di kawasan ini.
Masa Sulit dan Kontroversi
Meski kariernya di Indonesia cukup cemerlang, bukan berarti perjalanan Šimić bebas dari masalah. Pada tahun 2019, ia sempat tersandung kasus hukum saat berada di Australia untuk mengikuti kompetisi AFC. Ia dituduh melakukan pelecehan oleh seorang perempuan, meski kemudian tidak terbukti bersalah. Akibat kasus itu, ia sempat tidak diperbolehkan keluar dari Australia selama beberapa minggu, dan absennya cukup memengaruhi performa Persija.
Selain itu, pada musim 2022/2023, Šimić mengalami penurunan performa yang membuatnya sempat dilepas oleh Persija. Namun, setelah beberapa waktu, ia kembali ke klub dan berusaha menunjukkan bahwa dirinya masih layak diandalkan.
Statistik dan Rekor

Sejak pertama kali bergabung dengan Persija, Marko Šimić telah mencatatkan lebih dari 60 gol di Liga 1. Ia menjadi salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub. Beberapa statistik penting lainnya:
-
Top skor Piala Presiden 2018
-
Top skor Liga 1 untuk Persija dalam beberapa musim
-
Pencetak gol terbanyak untuk Persija dalam satu musim sejak era profesional
Prestasi individu tersebut menunjukkan betapa besar kontribusinya terhadap tim.
Marko Šimić telah meninggalkan warisan penting bagi Persija dan sepak bola Indonesia. Kehadirannya membuka jalan bagi lebih banyak pemain asing berkualitas untuk datang ke Liga 1. Ia membuktikan bahwa dengan komitmen dan profesionalisme, seorang pemain asing bisa menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya klub.
Banyak pemain muda Indonesia yang menjadikan Šimić sebagai inspirasi, terutama mereka yang berposisi sebagai penyerang. Gaya mainnya yang agresif, teknik tinggi, dan semangat juang menjadi teladan di tengah ketatnya kompetisi sepak bola profesional.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Taufany Muslihuddin