Dalam upaya memperkuat skuadnya, Timnas Indonesia terus mencari talenta terbaik, termasuk melalui proses naturalisasi. Salah satu pemain yang berhasil melalui proses ini dan kini menjadi andalan di bawah mistar adalah Maarten Paes. Kiper kelahiran Belanda ini telah menunjukkan performa impresif sejak debutnya bersama Garuda.
Awal Karier dan Latar Belakang
Maarten Vincent Paes lahir pada 14 Mei 1998 di Nijmegen, Belanda. Ia memiliki darah Indonesia dari garis keturunan ibunya; neneknya lahir di Kediri, Jawa Timur. Koneksi ini membuka peluang bagi Paes untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia.
Karier sepak bolanya dimulai di akademi NEC Nijmegen, sebelum kemudian bergabung dengan FC Utrecht. Di sana, Paes menunjukkan potensi besar sebagai penjaga gawang. Pada Januari 2022, ia dipinjamkan ke FC Dallas di Major League Soccer (MLS) dan kemudian dipermanenkan pada Juli 2022. Kontraknya bersama FC Dallas berlaku hingga Desember 2025, dengan opsi perpanjangan hingga 2027.
Proses Naturalisasi yang Panjang
Keinginan Paes untuk membela Timnas Indonesia bukan tanpa hambatan. Meskipun proses naturalisasinya selesai pada 30 April 2024, ia sempat terkendala regulasi FIFA. Paes pernah bermain untuk Timnas Belanda U-21 saat berusia 22 tahun, yang menurut aturan FIFA, membuatnya tidak langsung memenuhi syarat untuk berpindah federasi. Namun, setelah melalui proses hukum di Badan Arbitrase Olahraga (CAS) dan mendapatkan persetujuan FIFA pada 18 Agustus 2024, Paes resmi dapat membela Indonesia.
Debut Gemilang Bersama Timnas Indonesia
Paes menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia pada 5 September 2024 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi. Pertandingan berakhir imbang 1-1, namun Paes mencuri perhatian dengan penyelamatan penalti dari Salem Al-Dawsari. Meskipun sempat melakukan kesalahan yang berujung penalti, Paes menebusnya dengan gemilang dan dinobatkan sebagai Man of the Match.
Lima hari kemudian, pada 10 September 2024, Paes kembali tampil solid saat Indonesia menghadapi Australia. Pertandingan berakhir tanpa gol, dan Paes mencatatkan clean sheet pertamanya bersama Timnas. Dua penampilan awal yang impresif ini memperkuat posisinya sebagai kiper utama Indonesia.
Performa di FC Dallas
Sejak bergabung dengan FC Dallas, Paes telah menjadi pilar penting di lini pertahanan. Pada musim 2024, ia mencatatkan sembilan penyelamatan dalam satu pertandingan melawan LAFC, sebuah rekor pribadi di MLS. Performa konsistennya membuatnya terpilih dalam MLS All-Star Game 2024 dan memenangkan penghargaan MLS Save of the Year.
Gaya Bermain dan Kelebihan
Paes dikenal sebagai kiper modern dengan kemampuan distribusi bola yang baik. Refleks cepat, posisi yang tepat, dan ketenangan dalam menghadapi tekanan membuatnya sulit ditembus lawan. Selain itu, pengalamannya bermain di Eropa dan Amerika Serikat memberinya wawasan taktik yang luas, yang sangat berguna dalam pertandingan internasional.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan usia yang masih 27 tahun, Paes memiliki banyak waktu untuk berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi Timnas Indonesia. Pengalamannya di level klub dan internasional diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia. Kehadirannya juga memperkuat lini pertahanan Garuda dalam menghadapi tantangan di kancah Asia dan dunia.
Maarten Paes adalah contoh sukses dari proses naturalisasi yang tepat sasaran. Dedikasi, profesionalisme, dan kualitasnya sebagai penjaga gawang telah memberikan dampak positif bagi Timnas Indonesia. Dengan dukungan penuh dari federasi dan penggemar, Paes diharapkan terus menjadi benteng kokoh di bawah mistar gawang Garuda.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut :