Dalam dunia sepak bola Indonesia, kisah pemain yang kembali ke kampung halamannya untuk memperkuat klub lokal selalu menjadi cerita menarik. Salah satu kisah tersebut adalah perjalanan Mochamad Shulton Fajar, yang lebih dikenal sebagai Sulthon Fajar, seorang gelandang bertahan yang kini memperkuat Arema FC. Perjalanan kariernya yang penuh liku, dedikasi tinggi, dan semangat untuk membela tanah kelahirannya menjadikan Sulthon sebagai sosok inspiratif di kancah sepak bola nasional.
Awal Karier dan Perjalanan Profesional
Lahir pada 4 Februari 1994 di Kepanjen, Kabupaten Malang, Sulthon Fajar memulai karier sepak bolanya di daerah asalnya. Pada tahun 2015, ia bergabung dengan tim PON Jawa Timur, yang menjadi batu loncatan awal dalam karier profesionalnya. Setelah itu, ia merantau ke berbagai klub di Jawa Tengah dan Yogyakarta, termasuk PSIM Yogyakarta dan Persis Solo. Di Persis Solo, Sulthon menghabiskan waktu cukup lama, dari musim 2018/2019 hingga 2023/2024, menunjukkan konsistensi dan dedikasinya dalam dunia sepak bola.
Kembali ke Arema FC: Pulang Kampung dengan Semangat Baru
Setelah bertahun-tahun merantau, Sulthon Fajar akhirnya kembali ke kampung halamannya dengan bergabung bersama Arema FC pada 3 Juli 2024. Kepulangannya ini bukan hanya sekadar transfer pemain, tetapi juga simbol dari semangat dan kecintaannya terhadap tanah kelahirannya. Sebelum resmi dikontrak, Sulthon menjalani masa trial sejak 24 Juni hingga 2 Juli 2024, di mana ia menunjukkan performa yang meyakinkan tim pelatih Arema FC.
Kepulangan Sulthon ke Arema FC disambut hangat oleh para Aremania, sebutan untuk suporter Arema FC. Sebagai "Arek Malang", kehadirannya diharapkan dapat memperkuat lini tengah tim dan membawa semangat lokal yang kental dalam setiap pertandingan.
Peran dan Gaya Bermain
Sebagai gelandang bertahan, Sulthon Fajar dikenal dengan kemampuan defensif yang solid, visi permainan yang baik, dan kemampuan distribusi bola yang efektif. Dengan tinggi badan 1,70 meter dan kaki dominan kanan, ia mampu membaca permainan lawan dan memotong aliran bola dengan tepat. Posisinya yang vital di lini tengah membuatnya menjadi penghubung antara lini pertahanan dan lini serang, serta memberikan keseimbangan dalam formasi tim.
Selama musim 2024/2025 bersama Arema FC, Sulthon telah menunjukkan kontribusi yang signifikan. Dalam pertandingan melawan PSBS Biak yang berakhir imbang 2-2, ia mendapatkan rating 6.8 dari Sofascore, menunjukkan performa yang stabil dan kontribusi positif di lapangan.
Statistik dan Kontribusi
Sejak bergabung dengan Arema FC, Sulthon Fajar telah tampil dalam beberapa pertandingan penting. Menurut data dari Transfermarkt, ia telah mencatatkan total 53 penampilan di berbagai kompetisi, termasuk Liga 1 Indonesia dan Piala Presiden. Meskipun belum mencetak gol, kontribusinya dalam menjaga keseimbangan tim dan memutus serangan lawan sangat vital bagi performa tim secara keseluruhan.
Selain itu, nilai pasar Sulthon Fajar saat ini diperkirakan sekitar €50.000, menunjukkan bahwa ia merupakan aset berharga bagi Arema FC. Dengan pengalaman dan kemampuannya, ia diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi tim di masa mendatang.
Komitmen dan Harapan ke Depan
Dalam wawancara terbaru, Sulthon Fajar menyatakan kesiapannya untuk memaksimalkan setiap kesempatan yang diberikan oleh pelatih. Ia berkomitmen untuk terus bekerja keras dan memberikan yang terbaik bagi Arema FC. Semangat dan dedikasinya ini menjadi inspirasi bagi pemain muda lainnya, terutama mereka yang berasal dari Malang dan sekitarnya.
Dengan usia yang masih produktif dan pengalaman yang luas, Sulthon memiliki potensi untuk menjadi pemimpin di lini tengah Arema FC. Harapannya, ia dapat membantu tim meraih prestasi lebih tinggi di kompetisi domestik maupun internasional.
Penutup
Kisah Sulthon Fajar adalah contoh nyata dari semangat dan dedikasi seorang pemain yang kembali ke akar dan memberikan kontribusi nyata bagi klub lokalnya. Sebagai "Arek Malang", ia tidak hanya membawa pengalaman dan kemampuan teknis, tetapi juga semangat lokal yang membakar semangat tim dan suporter. Dengan komitmen dan kerja keras, Sulthon Fajar diharapkan dapat terus menjadi pilar penting bagi Arema FC dan inspirasi bagi generasi muda sepak bola Indonesia.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Bayu Otto