Ahmad Wahyudi adalah salah satu talenta muda Indonesia yang tengah menapaki karier profesionalnya di dunia sepak bola. Sebagai bek tengah, ia dikenal memiliki kemampuan bertahan yang solid dan visi permainan yang baik. Saat ini, Wahyudi memperkuat Persikabo 1973, klub yang berlaga di Liga 2 Indonesia.
Profil Singkat
-
Nama Lengkap: Ahmad Wahyudi
-
Tanggal Lahir: 24 Agustus 2001
-
Tempat Lahir: Gresik, Indonesia
-
Tinggi Badan: 1,75 meter
-
Posisi: Bek Tengah
-
Kaki Dominan: Kanan
-
Klub Saat Ini: Persikabo 1973
-
Nomor Punggung: 4
-
Saudara Kandung: Dimas Drajad (pemain Persib Bandung)
Perjalanan Karier
Karier Junior
Wahyudi memulai karier sepak bolanya di Gresik United U21 pada tahun 2017. Setelah dua tahun, ia melanjutkan pengembangan kemampuannya di Persita U20 pada tahun 2020. Pengalaman di kedua klub ini membentuk dasar teknis dan mentalitas kompetitifnya.
Karier Profesional
Pada Maret 2021, Wahyudi menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan Persela Lamongan. Ia melakukan debut di Liga 1 pada 2 Desember 2021 dalam pertandingan melawan PSM Makassar di Stadion dr. H. Moch. Soebroto, Magelang.
Selama dua musim bersama Persela, Wahyudi mencatatkan total 8 penampilan di liga domestik. Meskipun belum mencetak gol, kontribusinya di lini belakang cukup signifikan dalam menjaga pertahanan tim.
Pada 31 Agustus 2024, Wahyudi bergabung dengan Persikabo 1973 dengan status transfer gratis. Di musim pertamanya, ia telah tampil dalam 12 pertandingan Liga 2, menunjukkan konsistensi dan ketangguhan di lini belakang.
Gaya Bermain
Sebagai bek tengah, Wahyudi dikenal memiliki kemampuan membaca permainan yang baik. Ia piawai dalam melakukan intersepsi dan memiliki timing yang tepat dalam melakukan tekel. Kaki dominan kanannya memungkinkannya untuk mendistribusikan bola dengan akurat dari lini belakang.
Selain itu, Wahyudi juga memiliki kemampuan duel udara yang mumpuni, meskipun tinggi badannya 1,75 meter. Kecepatan dan kelincahannya membantu dalam menghadapi penyerang lawan yang lincah.
Peran di Persikabo 1973
Di Persikabo 1973, Wahyudi menjadi salah satu pilar utama di lini pertahanan. Kehadirannya memberikan stabilitas dan kepercayaan diri bagi rekan-rekannya. Pelatih dan staf kepelatihan menaruh harapan besar padanya untuk memimpin lini belakang dan membantu tim meraih hasil positif di Liga 2.
Dengan pengalaman yang dimilikinya, meskipun masih muda, Wahyudi diharapkan dapat menjadi contoh bagi pemain muda lainnya di tim.
Kehidupan Pribadi
Ahmad Wahyudi adalah adik kandung dari Dimas Drajad, penyerang Persib Bandung dan tim nasional Indonesia. Hubungan keduanya sangat erat, dan Dimas sering memberikan dukungan serta nasihat kepada Wahyudi dalam menjalani karier sepak bolanya.
Kedekatan dengan sang kakak yang telah lebih dulu sukses di dunia sepak bola profesional menjadi motivasi tambahan bagi Wahyudi untuk terus berkembang dan mencapai level tertinggi dalam kariernya.
Statistik Karier
Berikut adalah statistik singkat karier Wahyudi hingga Januari 2025:
-
Persela Lamongan (2021–2024): 8 penampilan, 0 gol
-
Persikabo 1973 (2024–sekarang): 12 penampilan, 0 gol
Harapan dan Masa Depan

Dengan usia yang masih muda, Wahyudi memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh. Jika terus menunjukkan performa konsisten dan meningkatkan kemampuannya, tidak menutup kemungkinan ia akan menarik perhatian klub-klub Liga 1 atau bahkan mendapatkan panggilan untuk memperkuat tim nasional di masa depan.
Persikabo 1973 menjadi tempat yang tepat bagi Wahyudi untuk terus belajar dan mengasah kemampuannya. Dengan dukungan dari klub, pelatih, dan rekan-rekan setim, ia memiliki semua yang dibutuhkan untuk mencapai puncak kariernya.
Ahmad Wahyudi adalah contoh nyata dari pemain muda Indonesia yang berkomitmen dan berdedikasi tinggi dalam mengejar impian di dunia sepak bola. Dengan kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah, ia berpotensi menjadi salah satu bek terbaik di Indonesia. Perjalanan kariernya masih panjang, dan dengan dukungan yang tepat, masa depan cerah menantinya.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Muhammad Fahri