Dalam kancah sepak bola Indonesia, kehadiran pemain asing seringkali menjadi daya tarik tersendiri. Salah satu nama yang tengah mencuri perhatian di Liga 1 musim 2024/2025 adalah Gustavo Tocantins. Pemain asal Brasil ini saat ini memperkuat PSS Sleman dan menjadi salah satu pilar penting di lini serang klub berjuluk Super Elang Jawa tersebut. Dengan kemampuan teknik tinggi, visi bermain yang baik, serta naluri mencetak gol yang tajam, Tocantins membuktikan dirinya sebagai aset berharga dalam skuad PSS.
Profil Singkat Gustavo Tocantins
Gustavo Henrique Barbosa Freire, yang lebih dikenal dengan nama Gustavo Tocantins, lahir di Gurupi, Brasil, pada 11 Januari 1996. Sejak usia muda, ia sudah menunjukkan bakatnya dalam sepak bola. Sebagai penyerang yang fleksibel, ia bisa bermain di berbagai posisi menyerang—baik sebagai striker utama maupun sayap kiri dan kanan. Dengan tinggi badan 1,79 meter dan postur yang proporsional, Tocantins memiliki kecepatan, kelincahan, serta kontrol bola yang baik, menjadikannya sangat sulit dihentikan oleh pemain bertahan lawan.
Karier Awal di Brasil dan Eropa
Perjalanan karier Tocantins dimulai dari akademi sepak bola terkenal di Brasil, Corinthians. Di klub tersebut, ia mencicipi debut profesional di usia yang cukup muda. Meskipun sulit menembus tim utama secara konsisten karena ketatnya persaingan, ia tetap menunjukkan potensi besar.
Setelah Corinthians, Tocantins bermain di berbagai klub di Brasil seperti Portuguesa dan Bragantino. Namun titik balik kariernya terjadi ketika ia hijrah ke Eropa, tepatnya ke Portugal, dan bergabung dengan Estoril Praia. Di sana, ia mendapatkan menit bermain lebih banyak dan berkembang sebagai pemain profesional. Ia juga sempat memperkuat klub-klub seperti Vilafranquense dan Torreense, membuktikan kemampuannya di kompetisi Eropa sebelum akhirnya pindah ke Asia.
Masuk ke Liga 1 Indonesia
Pada tahun 2022, Gustavo Tocantins mencoba peruntungan di Liga 1 Indonesia dengan bergabung ke Persikabo 1973. Di klub tersebut, ia tampil cukup impresif dengan mencetak beberapa gol penting. Musim berikutnya, ia direkrut oleh Barito Putera, di mana ia semakin menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang tajam.
Penampilan apik bersama Barito Putera menjadikannya incaran beberapa klub Liga 1. Akhirnya pada pertengahan 2024, PSS Sleman secara resmi mengumumkan perekrutan Tocantins. Keputusan ini disambut antusias oleh pendukung PSS, mengingat klub tersebut membutuhkan tambahan kekuatan di sektor serang.
Performa di PSS Sleman
Sejak kedatangannya ke Sleman, Tocantins langsung menunjukkan pengaruhnya. Ia menjadi starter reguler dan dengan cepat menjalin chemistry yang baik dengan pemain lain, termasuk penyerang lokal dan pemain sayap seperti Ricky Cawor dan Kim Jeffrey Kurniawan.
Dalam 33 pertandingan pertamanya di musim 2024/2025, Tocantins berhasil mencetak 15 gol dan beberapa assist penting. Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika ia mencetak gol kemenangan saat PSS menjamu Persija Jakarta. Golnya di menit ke-22 bukan hanya menunjukkan insting mencetak gol, tetapi juga kecerdasannya dalam membaca ruang.
Karakter Bermain dan Gaya Permainan
Tocantins dikenal sebagai pemain yang enerjik dan penuh determinasi. Ia memiliki kecepatan di atas rata-rata, sangat gesit saat menggiring bola, serta pintar dalam membaca permainan. Ia sering memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan untuk masuk dan menciptakan peluang. Tak jarang, ia juga turun ke lini tengah untuk membantu build-up permainan, membuat dirinya menjadi bagian integral dari strategi tim.
Selain kemampuan teknis, mentalitas bertanding Tocantins juga patut diacungi jempol. Ia tidak mudah terpancing emosi, tetap fokus dalam tekanan, dan terus berjuang bahkan ketika tim dalam kondisi tertinggal.
Pengaruh terhadap Tim
Kehadiran Tocantins membawa semangat baru di tubuh PSS Sleman. Ia tidak hanya berperan sebagai pencetak gol, tetapi juga menjadi motivator di lapangan. Kepemimpinannya tercermin dari bagaimana ia sering memberikan semangat kepada rekan-rekannya dan tidak ragu mengambil tanggung jawab dalam situasi krusial, termasuk mengeksekusi penalti atau menjadi inisiator serangan balik.
Manajemen PSS juga memberikan pujian atas dedikasi dan profesionalisme Tocantins. Ia jarang absen latihan, selalu menjaga kondisi fisik, dan cepat beradaptasi dengan cuaca dan kultur di Indonesia.
Hubungan dengan Suporter

Gustavo Tocantins mendapatkan tempat khusus di hati suporter PSS, terutama Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS). Dukungan luar biasa dari tribun Stadion Maguwoharjo menjadi motivasi tersendiri bagi Tocantins untuk terus menampilkan performa terbaiknya.
Dalam beberapa kesempatan, ia terlihat berinteraksi langsung dengan fans, baik melalui media sosial maupun saat pertandingan kandang. Ia menyebut bahwa atmosfer di Sleman sangat berbeda dengan negara-negara yang pernah ia tinggali, dan hal itu membuatnya merasa betah dan ingin memberikan kontribusi jangka panjang untuk klub.
Harapan dan Masa Depan
Dengan usia yang masih 29 tahun, Tocantins masih berada dalam masa emas kariernya. Manajemen PSS berharap ia bisa terus menjadi ujung tombak tim hingga beberapa musim ke depan. Jika mampu mempertahankan performa seperti saat ini, bukan tidak mungkin ia akan masuk dalam jajaran top scorer Liga 1 musim ini.
Tocantins sendiri menyatakan keinginannya untuk membawa PSS Sleman bersaing di papan atas klasemen dan meraih prestasi lebih baik. Ia juga menyatakan komitmennya untuk membantu pemain muda di tim, serta membangun warisan positif selama memperkuat PSS.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Hanis Sagara