Berita Seputar Olah Raga, Kesehatan Indonesia!
Gelfias Yance Waicang: Bintang Muda Papua yang Bersinar di Persipura Jayapura
Tanah Papua dikenal sebagai lumbung talenta sepak bola Indonesia, melahirkan pemain-pemain hebat seperti Boaz Solossa, Ian Kabes, dan Ramai Rumakiek. Kini, generasi baru mulai menunjukkan sinarnya, salah satunya adalah Gelfias Yance Waicang, pemain muda yang tengah meniti karier bersama Persipura Jayapura. Dengan kemampuan teknis yang mumpuni dan semangat juang tinggi, Gelfias menjadi harapan baru bagi sepak bola Papua dan Indonesia.Idezia+2Wikipedia+2Soccer Wiki+2
Nama Lengkap: Gelfias Yance Waicang
Tanggal Lahir: 11 Maret 2006
Usia: 19 tahun (per Mei 2025)
Tinggi Badan: 165 cm
Berat Badan: 60 kg
Posisi: Gelandang Serang / Sayap Kanan
Kaki Dominan: Kanan
Klub Saat Ini: Persipura Jayapura
Nomor Punggung: 14 Transfermarkt+1Soccer Wiki+1Soccer Wiki
Gelfias memulai karier sepak bolanya di Papua, bergabung dengan beberapa Sekolah Sepak Bola (SSB) lokal seperti Tunas Muda Hamadi, SSB Sumber Makmur, dan SSB Nafri U16. Bakatnya yang menonjol membawanya ke Persipura U16 pada tahun 2022, di mana ia mulai mendapatkan perhatian dari pelatih dan pencari bakat. Transfermarkt
Pada 1 September 2024, Gelfias resmi bergabung dengan tim senior Persipura Jayapura yang berlaga di Liga 2 Indonesia. Meskipun masih muda, ia berhasil menembus skuad utama dan mendapatkan menit bermain yang signifikan. Debutnya di tim senior terjadi dalam pertandingan melawan Persipal FC pada 9 November 2024, di mana ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-64. Wikipedialigaindonesiabaru.com
Sebagai gelandang serang dan sayap kanan, Gelfias dikenal memiliki kecepatan, kelincahan, dan kemampuan dribbling yang baik. Ia mampu menciptakan peluang bagi rekan-rekannya serta memiliki visi permainan yang matang untuk pemain seusianya. Kemampuannya dalam mengatur tempo permainan dan memberikan umpan-umpan akurat membuatnya menjadi aset berharga bagi tim.
Selain itu, Gelfias juga memiliki kemampuan bertahan yang cukup baik untuk seorang gelandang serang. Ia tidak ragu untuk membantu pertahanan saat tim dalam tekanan, menunjukkan dedikasi dan kerja keras di lapangan.
Selama musim 2024/2025, Gelfias telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ia beberapa kali dipercaya oleh pelatih untuk tampil sebagai starter maupun pemain pengganti. Dalam pertandingan melawan Persela Lamongan pada 23 Januari 2025, Gelfias masuk sebagai pemain pengganti dan memberikan kontribusi positif meskipun tim mengalami kekalahan. suarapapua.com
Kehadirannya di lapangan memberikan dinamika baru dalam permainan Persipura, terutama dalam hal kreativitas dan penetrasi dari sisi sayap. Meskipun belum mencetak gol, kontribusinya dalam membangun serangan dan membantu pertahanan patut diapresiasi.
Dengan usia yang masih muda, Gelfias memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pemain top di Indonesia. Pengalaman bermain di Liga 2 bersama Persipura memberikan kesempatan baginya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuannya.
Jika terus mendapatkan bimbingan yang tepat dan kesempatan bermain yang cukup, bukan tidak mungkin Gelfias akan menjadi andalan tim nasional di masa depan. Ketekunan, disiplin, dan semangat juangnya menjadi modal utama dalam meraih kesuksesan.
Gelfias Yance Waicang adalah contoh nyata dari talenta muda Papua yang siap bersinar di kancah sepak bola nasional. Dengan kemampuan teknis yang mumpuni, dedikasi tinggi, dan semangat juang yang luar biasa, ia berpotensi menjadi bintang masa depan Indonesia. Perjalanan kariernya bersama Persipura Jayapura menjadi awal yang menjanjikan, dan kita semua menantikan kiprah gemilangnya di masa mendatang.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Ahmad Rusadi
Jason Armando: Bintang Muda Sepak Bola Papua yang Bersinar
Di tengah gemerlap dunia sepak bola Indonesia, muncul talenta-talenta muda yang siap mengukir prestasi dan membawa harum nama bangsa. Salah satu nama yang tengah mencuri perhatian adalah Jason Armando, seorang gelandang muda asal Papua yang menunjukkan potensi luar biasa bersama Persipura Jayapura dan Tim Nasional Indonesia U-19. Dengan kemampuan teknik yang mumpuni dan dedikasi tinggi, Jason menjadi simbol harapan bagi masa depan sepak bola Indonesia.Cepos OnlineWikipedia
Jason Armando memulai karier sepak bolanya di tanah kelahirannya, Papua, yang dikenal sebagai lumbung pemain berbakat di Indonesia. Bakatnya yang menonjol membawanya bergabung dengan Persipura Jayapura, salah satu klub legendaris di Indonesia yang telah melahirkan banyak pemain hebat.
Sebagai pemain muda, Jason sempat menjalani masa magang bersama tim senior Persipura. Pada saat itu, pelatih kepala Persipura, Jacksen F. Tiago, memberikan kesempatan kepada enam pemain muda untuk berlatih bersama tim utama. Jason termasuk di antaranya, bersama dengan Jusack Isir, Ramai Rumakiek, Charens Huwae, Gustafo Suebu, dan Corneles Hamadi. Pelatih Jacksen melihat potensi besar dalam diri Jason dan menyatakan bahwa beberapa pemain magang memiliki peluang untuk dipromosikan ke tim senior, tergantung pada performa mereka selama latihan. INDOSPORT.com+4Cepos Online+4Cepos Online+4
Performa impresif Jason bersama Persipura tidak luput dari perhatian pelatih Tim Nasional Indonesia U-19. Pada usia 17 tahun, Jason mendapatkan panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) bersama Timnas U-19. Pelatih Gustav Pui, yang pernah menangani Jason, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Ia menyatakan bahwa Jason adalah pemain yang andal dan memiliki kemampuan yang mumpuni untuk bersaing di level nasional. Jubi Archives
Panggilan ke Timnas U-19 menjadi bukti bahwa Jason memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk bermain di level internasional. Pengalaman ini tentu menjadi modal berharga bagi Jason dalam mengembangkan karier sepak bolanya ke depannya.
Sebagai seorang gelandang, Jason memiliki peran krusial dalam mengatur tempo permainan dan menghubungkan lini belakang dengan lini depan. Ia dikenal memiliki visi permainan yang baik, kemampuan distribusi bola yang akurat, serta ketenangan dalam menguasai bola di bawah tekanan.
Gaya bermain Jason mencerminkan karakteristik pemain modern yang tidak hanya fokus pada aspek bertahan, tetapi juga aktif dalam membantu serangan. Kemampuannya dalam membaca permainan dan mengambil keputusan yang tepat membuatnya menjadi aset berharga bagi tim.
Jason telah menunjukkan kontribusi signifikan dalam beberapa pertandingan penting. Salah satunya adalah saat Persipura Jayapura menghadapi Rans Nusantara, di mana Jason bersama pemain muda lainnya seperti Rafael Sunuk dan Elfis Harewan diberikan kesempatan bermain oleh pelatih. Kepercayaan ini menunjukkan bahwa Jason dianggap mampu bersaing dan memberikan kontribusi positif bagi tim. Wikipedia+2Jubi Papua+2Cepos Online+2
Selain itu, Jason juga aktif dalam sesi latihan dan persiapan tim. Dalam latihan yang digelar di Lapangan Sepakbola LPTD Waena, Kota Jayapura, Jason termasuk di antara 23 pemain yang terlibat. Kehadirannya bersama pemain-pemain berpengalaman menunjukkan bahwa ia dianggap sebagai bagian integral dari tim. Cepos Online

Sebagai pemain muda, Jason tentu menghadapi berbagai tantangan dalam perjalanannya. Persaingan ketat di level klub dan nasional menuntutnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi performa. Namun, dengan dedikasi dan kerja keras, Jason memiliki peluang besar untuk berkembang dan mencapai level tertinggi dalam karier sepak bolanya.
Harapan besar disematkan kepada Jason untuk menjadi bagian dari generasi emas sepak bola Indonesia. Dengan bimbingan yang tepat dan pengalaman yang terus bertambah, ia berpotensi menjadi pemain kunci bagi tim nasional di masa depan.
Jason Armando adalah contoh nyata dari talenta muda Indonesia yang memiliki potensi besar dalam dunia sepak bola. Perjalanan kariernya bersama Persipura Jayapura dan Timnas U-19 menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, impian untuk bermain di level tertinggi bukanlah hal yang mustahil. Sebagai masyarakat dan pecinta sepak bola, kita patut memberikan dukungan penuh kepada Jason dan pemain muda lainnya agar mereka dapat berkembang dan membawa kejayaan bagi sepak bola Indonesia.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Ilhamsyah
Persipura Jayapura selama ini dikenal sebagai salah satu klub sepak bola paling produktif dalam menghasilkan talenta muda berbakat, khususnya dari tanah Papua. Salah satu nama yang kini mulai mencuri perhatian dan menjadi tumpuan masa depan klub adalah David Rumakiek. Pemain muda ini telah memperlihatkan kemampuan luar biasa di posisi bek kiri maupun sayap kiri, menjadikannya sebagai salah satu aset paling berharga yang dimiliki oleh tim Mutiara Hitam.
Dalam dunia sepak bola yang kian menuntut pemain serba bisa, kehadiran David Rumakiek memberikan warna baru dalam permainan Persipura. Ia bukan hanya sekadar pemain bertahan, tetapi juga aktif membantu serangan. Kombinasi kecepatan, teknik, dan determinasi membuatnya menjadi andalan pelatih dan favorit suporter.
David Rumakiek lahir di tanah Papua, daerah yang sudah lama dikenal sebagai lumbung pemain sepak bola berbakat di Indonesia. Sejak kecil, David sudah memperlihatkan minat besar terhadap sepak bola. Ia sering bermain di lapangan-lapangan tanah bersama teman-teman sebaya, dan di sanalah dasar teknik serta mental bermainnya terbentuk.
Bakatnya mulai terlihat ketika mengikuti berbagai turnamen usia muda, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Ia kemudian mendapatkan kesempatan bergabung dengan akademi sepak bola lokal yang menjadi gerbang utamanya menuju karier profesional. Lewat kerja keras dan disiplin tinggi, ia akhirnya bergabung dengan akademi Persipura Jayapura.
Konsistensi performa di akademi membuat David mendapat kepercayaan untuk naik ke tim senior Persipura. Usianya yang masih sangat muda saat itu tidak menjadi penghalang. Justru ia mampu menyesuaikan diri dengan cepat di level kompetitif Liga 1 dan kemudian Liga 2, terutama dalam hal kecepatan, stamina, serta mental bertanding.
Di musim-musim awalnya bersama tim utama, David memang belum menjadi starter reguler. Namun, setiap kesempatan yang diberikan pelatih dimaksimalkan dengan sangat baik olehnya. Ia tidak hanya tampil konsisten di lini belakang, tetapi juga sering membantu serangan dari sisi kiri lapangan.
David Rumakiek dikenal sebagai pemain yang agresif tetapi cerdas dalam bermain. Ia memiliki kecepatan di atas rata-rata dan kemampuan dribel yang lincah, membuatnya sangat berbahaya ketika melakukan overlap di sisi kiri.
Beberapa karakteristik utama dari gaya bermain David Rumakiek antara lain:
Mobilitas Tinggi: David mampu naik-turun lapangan sepanjang pertandingan. Ia piawai dalam bertahan dan menyerang dengan efisien.
Crossing Akurat: Dalam banyak pertandingan, ia kerap memberikan umpan silang tajam yang mengancam pertahanan lawan.
Posisi Bertahan yang Solid: Meski dikenal ofensif, David tetap disiplin menjaga posisinya di lini belakang.
Mental Tangguh: Pemain ini tak mudah goyah, bahkan ketika menghadapi tim besar atau laga tekanan tinggi.
David juga dikenal sebagai pemain yang mau belajar. Ia selalu terbuka menerima masukan dari pelatih dan pemain senior, yang membantunya terus berkembang dari waktu ke waktu.
Selama membela Persipura, David telah memberikan kontribusi signifikan baik di Liga 1 maupun Liga 2. Di tengah masa-masa sulit saat klub terdegradasi, ia tetap setia dan terus memberikan performa terbaik. Dedikasinya terhadap klub menjadi salah satu simbol kesetiaan generasi muda Papua kepada klub kebanggaan mereka.
Pada musim 2022–2023, David memainkan peran vital dalam formasi serangan balik cepat Persipura. Ia tidak hanya membantu pertahanan, tetapi juga menjadi penghubung antara lini belakang dan depan melalui transisi cepat. Perannya begitu krusial, terutama dalam pertandingan-pertandingan penting.
Bakat David Rumakiek tak hanya diakui di level klub. Ia juga sempat mencicipi pengalaman bersama Timnas Indonesia U-22 dan U-23. Kecepatannya dan kemampuan menyerang dari sisi sayap menjadi aset berharga dalam strategi permainan yang dinamis.
Meski belum sepenuhnya menjadi andalan tim nasional senior, potensi David untuk berkembang lebih jauh sangat besar. Banyak pengamat yang percaya bahwa jika ia terus bekerja keras dan menjaga konsistensi, panggilan ke tim nasional senior tinggal menunggu waktu.

David Rumakiek kini menjadi sosok inspiratif bagi banyak anak muda Papua. Ia membuktikan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan ketekunan, anak kampung pun bisa menembus level profesional dan berprestasi di kancah nasional.
Tidak sedikit anak-anak muda yang bercita-cita ingin mengikuti jejak David. Ia kerap diundang ke kegiatan komunitas untuk berbagi pengalaman dan motivasi, terutama dalam pembinaan usia dini di Papua. Kehadirannya membawa semangat baru bagi sepak bola Papua yang sedang berjuang kembali ke puncak kejayaan.
Seperti halnya pemain muda lainnya, David juga menghadapi tantangan, baik dari segi konsistensi, cedera, maupun tekanan mental. Namun, dengan karakter pekerja keras yang ia miliki, David mampu melewati berbagai rintangan tersebut.
Ke depan, David diharapkan menjadi tulang punggung Persipura dalam upaya kembali ke Liga 1. Dengan kematangan yang terus bertambah dan pengalaman yang terus diasah, ia juga berpotensi menjadi bek kiri terbaik Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Haudi Abdillah
Markus Madjar, Harapan Baru dari Papua
Sepak bola Papua selalu dikenal sebagai salah satu lumbung talenta terbaik di Indonesia. Dari bumi Cenderawasih telah lahir nama-nama besar yang menorehkan prestasi gemilang, baik di level klub maupun tim nasional. Dalam beberapa dekade terakhir, Persipura Jayapura menjadi simbol kekuatan sepak bola Papua yang kerap mendominasi liga domestik dan menciptakan legenda-legenda lapangan hijau. Kini, muncul satu lagi talenta muda yang menyita perhatian: Markus Madjar.
Markus Madjar adalah salah satu pemain muda yang memperkuat Persipura Jayapura. Meski belum setenar Boaz Solossa atau Ian Kabes, kehadiran Markus memberikan harapan baru bagi kebangkitan klub Mutiara Hitam. Dengan bakat alami, semangat tinggi, dan dedikasi kuat, Markus diyakini bisa menjadi salah satu pilar penting masa depan Persipura dan bahkan tim nasional Indonesia.
Markus Madjar berasal dari Papua dan tumbuh dalam budaya sepak bola yang kuat. Sejak kecil, ia sudah bermain bola di lapangan-lapangan tanah yang menjadi ciri khas daerah timur Indonesia. Kemampuannya menonjol di antara teman-temannya dan membuatnya dilirik oleh akademi-akademi sepak bola lokal.
Setelah menimba ilmu di akademi usia muda, Markus bergabung dengan tim junior Persipura Jayapura. Perjalanan kariernya bukan tanpa tantangan. Ia harus bersaing dengan ratusan pemain muda Papua yang juga memiliki kualitas tinggi. Namun, kerja keras dan disiplin menjadi kunci yang membawanya naik ke tim utama.
Markus Madjar mulai diperkenalkan ke tim utama Persipura sebagai bagian dari regenerasi skuad. Dalam beberapa musim terakhir, klub mengalami masa transisi setelah sejumlah pemain senior pensiun atau pindah ke klub lain. Markus hadir sebagai simbol era baru — pemain muda lokal yang siap mengembalikan kejayaan klub.
Debut Markus di Liga Indonesia memperlihatkan potensi besarnya. Ia tampil percaya diri, tidak canggung menghadapi lawan-lawan yang lebih senior, dan memperlihatkan kualitas teknik yang mumpuni. Dengan jam terbang yang terus meningkat, perannya dalam tim semakin vital.
Meskipun belum selalu menjadi starter, Markus kerap dipercaya bermain di laga penting, menunjukkan bahwa pelatih memiliki keyakinan terhadap kemampuannya. Ia mampu bermain fleksibel, bisa menempati beberapa posisi di lini tengah dan juga sayap, menjadikannya aset berharga untuk taktik tim.
Markus Madjar memiliki gaya bermain yang mencerminkan karakteristik pemain Papua: cepat, tangguh, dan penuh kreativitas. Ia memiliki akselerasi yang baik, mampu melewati lawan dengan dribel lincah, dan tak jarang menjadi pembeda dalam pertandingan.
Beberapa aspek mencolok dari permainannya antara lain:
Kecepatan dan Mobilitas: Markus sangat lincah dan cepat saat bergerak tanpa bola. Ini membuatnya mampu membuka ruang dan menciptakan peluang bagi rekan setim.
Teknik Individu: Kemampuannya dalam mengontrol bola, mengatur tempo, dan melakukan passing akurat sangat baik untuk ukuran pemain muda.
Visi Bermain: Ia memiliki kecerdasan membaca permainan. Markus tak hanya mengandalkan fisik, tetapi juga strategi dalam menyerang dan bertahan.
Etos Kerja Tinggi: Ia tak pernah setengah hati di lapangan. Dalam setiap laga, semangatnya terpancar jelas, menjadi inspirasi bagi pemain lain.
Meskipun masih tergolong baru di tim senior, Markus sudah menunjukkan kontribusi penting. Beberapa kali ia mencetak gol penentu atau memberikan assist yang berbuah kemenangan. Catatan statistiknya mungkin belum spektakuler, tetapi sangat menjanjikan.
Pada musim terakhir, ia mencatatkan:
Jumlah pertandingan: 18 laga
Gol: 3
Assist: 4
Peluang tercipta: 15
Pelanggaran: Minim — menunjukkan kedewasaan bermain
Angka ini akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya menit bermain dan kepercayaan pelatih terhadapnya.
Persipura Jayapura saat ini sedang berjuang kembali ke jalur kejayaan setelah sempat mengalami penurunan performa. Dalam situasi seperti ini, kehadiran pemain muda seperti Markus Madjar menjadi sangat penting. Ia tidak hanya memberikan kontribusi teknis di lapangan, tetapi juga semangat dan motivasi baru.
Markus disebut-sebut sebagai calon bintang masa depan Persipura. Banyak pengamat menilai bahwa jika ia terus berkembang dengan konsisten, bukan tidak mungkin ia akan menjadi ikon baru sepak bola Papua. Bahkan, beberapa pelatih sudah menyarankan agar Markus diberi kesempatan membela tim nasional Indonesia U-23.
Peluangnya untuk merumput di luar negeri juga terbuka lebar. Jika terus bermain konsisten, ia bisa menjadi salah satu pemain Indonesia berikutnya yang menarik perhatian klub-klub Asia, seperti halnya beberapa pemain Indonesia yang sukses di Thailand, Malaysia, hingga Korea Selatan.

Di luar lapangan, Markus dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan dekat dengan komunitas lokal. Ia sering terlibat dalam kegiatan sosial, berbagi pengalaman dengan anak-anak muda Papua, serta memberikan pelatihan singkat di sekolah sepak bola lokal.
Markus paham betul bahwa sepak bola bukan hanya soal permainan, tetapi juga tanggung jawab sosial. Ia ingin menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya, membuktikan bahwa dengan kerja keras dan komitmen, anak-anak Papua bisa bersinar di kancah nasional bahkan internasional.
Markus Madjar adalah contoh nyata dari harapan baru sepak bola Papua dan Persipura Jayapura. Dengan usia muda, kemampuan luar biasa, dan karakter positif, ia siap menjadi pemain kunci di masa depan. Perjalanan kariernya memang masih panjang, tetapi fondasi yang ia bangun sudah sangat kuat.
Persipura telah lama menjadi simbol kebanggaan Papua, dan kini Markus Madjar bisa menjadi simbol kebangkitan baru klub tersebut. Ia adalah penerus semangat Boaz Solossa, Ian Kabes, dan pemain besar lainnya. Jika terus konsisten, bukan mustahil namanya akan tercatat sebagai legenda Persipura di masa mendatang.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Koko Ari Araya
Pemain Persipura: Ian Kabes, Gelandang Enerjik dari Tanah Papua
Sepak bola Indonesia telah banyak melahirkan nama-nama besar yang berasal dari wilayah timur tanah air, khususnya Papua. Salah satu nama yang tak bisa diabaikan dalam daftar pemain berpengaruh di sepak bola nasional adalah Ian Louis Kabes. Pemain yang dikenal dengan semangat juang tinggi, kelincahan, dan teknik bermain mumpuni ini menjadi bagian penting dalam dominasi Persipura Jayapura selama lebih dari satu dekade.
Ian Kabes bukan hanya gelandang biasa. Ia adalah motor lini tengah, jembatan antara lini pertahanan dan serangan, serta figur pemimpin yang disegani baik oleh rekan satu tim maupun lawan. Dalam artikel ini, kita akan membahas perjalanan karier, kontribusi, gaya bermain, hingga pengaruh Kabes terhadap Persipura Jayapura dan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
Ian Louis Kabes lahir pada 14 Mei 1986 di Jayapura, Papua. Sejak kecil, ia sudah terbiasa bermain sepak bola di lapangan-lapangan kampung. Bakatnya mulai terlihat sejak usia muda dan ia pun masuk ke dalam akademi sepak bola lokal sebelum akhirnya direkrut ke level yang lebih tinggi.
Kabes memiliki semangat luar biasa untuk bermain sepak bola. Dengan postur tubuh yang ideal dan stamina yang luar biasa, ia tumbuh menjadi gelandang yang lengkap: bisa bertahan, menyerang, serta membantu penguasaan bola di lini tengah.
Kabes mulai dikenal secara luas setelah membela Persipura Jayapura, klub kebanggaan masyarakat Papua dan salah satu tim tersukses dalam sejarah Liga Indonesia. Ia bergabung dengan Persipura sejak pertengahan 2000-an dan segera menjadi bagian dari generasi emas klub ini.
Selama bersama Persipura, Kabes turut berperan besar dalam meraih berbagai gelar juara, seperti:
Juara Liga Indonesia (ISL): 2005, 2008–09, 2010–11
Juara Inter Island Cup dan turnamen domestik lainnya
Tampil di AFC Cup dan Liga Champions Asia
Ia adalah salah satu pemain dengan jumlah penampilan terbanyak untuk Persipura dalam sejarah klub. Konsistensinya menjadi andalan pelatih di berbagai era, dari Jacksen F. Tiago hingga pelatih lokal lainnya.
Ian Kabes dikenal sebagai gelandang yang punya segalanya. Ia bukan hanya penghubung antar lini, tetapi juga sering menciptakan peluang lewat umpan-umpan akurat dan tusukan ke pertahanan lawan. Berikut beberapa ciri khas gaya bermain Ian Kabes:
Mobilitas Tinggi
Kabes adalah pemain yang selalu aktif bergerak, baik saat menyerang maupun bertahan. Ia tak segan turun ke belakang untuk membantu pertahanan, lalu berlari ke depan untuk membuka ruang.
Pengumpan yang Cerdas
Visinya luar biasa. Banyak peluang yang tercipta dari umpan-umpan terobosan atau crossing Kabes, yang kerap memanjakan striker seperti Boaz Solossa atau Titus Bonai.
Mentalitas Petarung
Tak mudah menyerah dan selalu bermain penuh semangat adalah ciri khas Ian Kabes. Ia bermain dengan hati dan semangat yang membara untuk membela klub kebanggaannya.
Kepemimpinan Alami
Dalam beberapa kesempatan, Kabes dipercaya menjadi kapten tim. Ia bukan hanya pemimpin di lapangan, tetapi juga motivator bagi pemain muda.
Kabes tak hanya bersinar di level klub. Ia juga pernah memperkuat tim nasional Indonesia, meski tak seintensif kiprahnya di Persipura. Beberapa kali dipanggil untuk membela Merah Putih di ajang kualifikasi Piala Asia dan Piala AFF, kehadiran Kabes selalu memberikan warna tersendiri di lini tengah timnas.
Ia menjadi bukti bahwa pemain lokal dari Papua bisa bersaing di level nasional maupun internasional, bahkan menjadi contoh bagi generasi muda di wilayah timur Indonesia.
Di era modern, sangat jarang seorang pemain bertahan lama di satu klub, terlebih di Indonesia yang dinamika perputaran pemainnya cukup tinggi. Namun, Ian Kabes menunjukkan sisi berbeda. Ia nyaris sepanjang kariernya dihabiskan bersama Persipura Jayapura, hanya sempat sebentar bermain untuk Borneo FC sebelum kembali ke pelukan tim Mutiara Hitam.
Kesetiaan inilah yang membuatnya dihormati oleh manajemen klub, pelatih, dan tentu saja para suporter setia Persipura. Baginya, membela Persipura bukan hanya soal kontrak, tetapi soal tanggung jawab dan kecintaan terhadap tanah kelahiran.
Di luar lapangan, Kabes juga dikenal sebagai sosok yang sederhana dan rendah hati. Ia kerap terlibat dalam pembinaan sepak bola usia dini di Papua. Banyak pemain muda yang mengidolakan dirinya dan menjadikannya sebagai panutan dalam membentuk karakter sebagai pesepakbola profesional.
Kabes juga kerap memberikan motivasi kepada anak-anak muda agar tetap semangat berlatih, menjauhi narkoba dan pergaulan bebas, serta menjaga disiplin baik di dalam maupun di luar lapangan.
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-square-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/3552389/original/030076100_1629984820-ian_louis_kabes_jadi_kapten_utama_persipura.JPG)
Tak mudah bagi Kabes untuk mempertahankan karier yang panjang dan konsisten. Ia sempat mengalami cedera, konflik internal klub, dan bahkan merasakan masa-masa sulit ketika Persipura mengalami penurunan performa atau tersandung masalah manajemen.
Namun, Kabes tak pernah meninggalkan tim. Ia memilih tetap bertahan dan menjadi bagian dari solusi. Bahkan ketika Persipura sempat terdegradasi, Kabes tetap bermain dan berusaha mengangkat kembali klub ke kasta tertinggi. Hal ini menunjukkan integritas dan loyalitasnya sebagai pemain sejati.
Ian Kabes adalah legenda hidup Persipura Jayapura. Ia bukan hanya bagian dari sejarah kejayaan klub, tetapi juga menjadi simbol semangat Papua di dunia sepak bola Indonesia. Dengan gaya bermainnya yang khas, dedikasi tinggi, dan kesetiaan luar biasa, Kabes telah menempatkan dirinya dalam deretan pemain hebat yang pernah dimiliki Indonesia.
Warisannya tak hanya tercatat dalam statistik, tetapi juga dalam hati para pencinta sepak bola, khususnya masyarakat Papua. Ia adalah inspirasi bagi generasi muda, bahwa sepak bola bisa dijalani bukan hanya untuk mencari popularitas, tetapi juga untuk mengabdi pada tanah kelahiran.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Yuda Editya Pratama
Reno Salampessy, Pilar Tangguh dari Timur
Dalam sejarah panjang sepak bola Indonesia, ada beberapa nama yang melekat kuat dalam benak para penggemar, bukan hanya karena prestasi, tetapi juga karena loyalitas dan konsistensi mereka dalam membela klub dan negara. Salah satu sosok yang pantas menyandang gelar tersebut adalah Reno Salampessy, seorang bek tangguh yang menjadi simbol kekuatan lini pertahanan Persipura Jayapura, klub kebanggaan masyarakat Papua.
Reno bukan sekadar pemain biasa. Ia adalah simbol ketenangan, pemimpin di lini belakang, dan sosok inspiratif yang mencerminkan karakter khas pesepakbola Papua: gigih, disiplin, dan berdedikasi tinggi. Artikel ini akan mengulas perjalanan karier Reno Salampessy secara menyeluruh, mulai dari awal karier, puncak kejayaan bersama Persipura, hingga kontribusinya bagi tim nasional Indonesia.
Reno Andi Salampessy lahir di Ambon, Maluku, pada 17 Februari 1984. Meski lahir di Ambon, darah sepak bola Papua mengalir kuat dalam dirinya. Bakat bermain bola sudah terlihat sejak usia muda. Ia kemudian mengasah kemampuan sepak bolanya secara serius di Papua, wilayah yang dikenal melahirkan banyak talenta berbakat seperti Boaz Solossa, Yustinus Pae, dan lain-lain.
Reno memulai karier profesionalnya di klub lokal dan mulai mencuri perhatian berkat kemampuan bertahan yang solid, disiplin taktis, serta ketenangan dalam mengawal lawan. Tak butuh waktu lama, ia pun direkrut oleh Persipura Jayapura, klub papan atas Liga Indonesia yang saat itu tengah membangun kekuatan baru dengan mengandalkan pemain-pemain asli Papua.
Karier Reno bersama Persipura Jayapura menjadi salah satu yang paling dikenang dalam sejarah klub tersebut. Ia mulai bergabung dengan tim berjuluk “Mutiara Hitam” pada awal 2000-an dan langsung menjadi andalan di lini pertahanan.
Reno dikenal sebagai pemain yang sangat disiplin, memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik, serta mampu menjadi pemimpin lini belakang. Ia juga sangat jarang melakukan pelanggaran berbahaya atau blunder, menjadikannya bek yang diandalkan dalam situasi krusial.
Selama lebih dari satu dekade bersama Persipura, Reno turut berperan dalam mengantarkan klub tersebut meraih berbagai gelar prestisius, di antaranya:
Juara Liga Indonesia (ISL): 2005, 2008–09, 2010–11
Juara Community Shield dan Inter Island Cup
Partisipasi di AFC Cup dan berbagai kompetisi regional
Di bawah pelatih Jacksen F. Tiago, Reno menjadi bagian dari “generasi emas” Persipura yang tidak hanya mendominasi sepak bola Indonesia, tetapi juga menunjukkan performa hebat di pentas Asia.
Reno Salampessy memiliki karakter sebagai bek tengah yang cerdas. Ia bukan tipe pemain yang mengandalkan kekerasan atau fisik semata, tetapi lebih pada pemosisian yang tepat, komunikasi antar lini yang baik, dan kemampuan memotong bola dengan timing sempurna.
Beberapa keunggulan Reno di antaranya:
Konsistensi Tinggi
Jarang absen karena cedera atau kartu, Reno menunjukkan profesionalisme luar biasa selama bertahun-tahun.
Kepemimpinan di Lapangan
Ia sering dipercaya sebagai kapten tim, memimpin lini belakang dan menjadi pengatur ritme dari area pertahanan.
Adaptasi Taktis
Reno mampu bermain dalam berbagai formasi dan beradaptasi dengan berbagai pasangan bek, mulai dari sistem dua bek hingga tiga bek tengah.
Loyalitas Tinggi
Di saat banyak pemain berpindah klub demi uang atau prestise, Reno tetap setia membela Persipura, bahkan ketika klub sedang berada dalam masa sulit.
Selain berprestasi di level klub, Reno Salampessy juga memiliki kontribusi yang signifikan untuk tim nasional Indonesia. Ia pernah menjadi bagian dari skuad Merah Putih di berbagai ajang internasional, termasuk:
Piala AFF (ASEAN Football Championship)
Kualifikasi Piala Asia dan Piala Dunia
Meski tidak selalu menjadi pilihan utama di timnas karena persaingan ketat di lini belakang, Reno tetap tampil maksimal ketika diberi kesempatan. Ia membawa semangat Papua ke panggung internasional dan menunjukkan bahwa pemain asal timur Indonesia punya kualitas luar biasa.
Meski usia terus bertambah, Reno tetap menjaga kondisi fisiknya dengan sangat baik. Di usia kepala tiga, ia masih mampu bermain secara reguler bersama Persipura dan bahkan menjadi panutan bagi pemain muda. Ia tidak hanya bermain di lapangan, tetapi juga berperan sebagai mentor dan pembimbing bagi talenta muda Papua yang mulai naik ke tim utama.
Ketekunannya dalam menjaga kebugaran, menjalani latihan dengan disiplin, serta rendah hati terhadap semua orang di sekitarnya membuatnya dihormati oleh rekan satu tim maupun lawan.

Reno Salampessy adalah contoh nyata bagaimana sepak bola bisa menjadi wadah pembentukan karakter dan teladan. Ia bukan pemain flamboyan yang suka menjadi sorotan media, tetapi lebih kepada sosok senyap yang bekerja keras dan berbicara lewat performa di lapangan.
Bagi masyarakat Papua, Reno adalah salah satu ikon yang menunjukkan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan kesetiaan, seorang pemain bisa mencapai karier yang panjang dan membanggakan tanpa harus berpindah-pindah klub. Ia menginspirasi generasi muda Papua untuk tidak hanya mengejar prestasi pribadi, tetapi juga memberikan yang terbaik untuk tanah kelahiran.
Reno Salampessy bukan hanya sekadar bek tengah dari Persipura Jayapura. Ia adalah simbol dari dedikasi, konsistensi, dan loyalitas yang menjadi langka di dunia sepak bola modern. Dengan karier yang hampir seluruhnya dijalani bersama Persipura, Reno telah menunjukkan kepada dunia bahwa seorang pemain bisa mencapai puncak tanpa harus meninggalkan identitasnya.
Kini, meskipun usia terus berjalan, warisan Reno tetap hidup di hati para pecinta sepak bola Indonesia, khususnya di Papua. Ia akan selalu dikenang sebagai pilar tangguh dari timur, panutan sejati dalam dunia sepak bola nasional.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Miswar Saputra