Berita Seputar Olah Raga, Kesehatan Indonesia!
Marco Baixinho: Pilar Pertahanan Asal Portugal di Semen Padang FC
Kehadiran pemain asing berkualitas menjadi salah satu strategi klub-klub Liga 1 Indonesia untuk meningkatkan performa tim. Salah satu rekrutan menarik adalah Marco Baixinho, bek tengah asal Portugal yang bergabung dengan Semen Padang FC pada awal tahun 2025. Dengan pengalaman panjang di Eropa, Baixinho diharapkan mampu memperkokoh lini belakang tim berjuluk Kabau Sirah.
Nama Lengkap: Marco João Costa Baixinho
Tanggal Lahir: 11 Juli 1989
Tempat Lahir: Arruda dos Vinhos, Portugal
Tinggi Badan: 1,80 m
Posisi: Bek Tengah
Kaki Dominan: Kanan
Klub Saat Ini: Semen Padang FC
Nomor Punggung: 2
Kewarganegaraan: Portugal
Baixinho memulai karier sepak bolanya di akademi Sporting CP pada tahun 1998. Setelah tujuh tahun, ia pindah ke akademi Benfica, kemudian melanjutkan ke Alverca dan Oeiras. Karier profesionalnya dimulai bersama Carregado pada tahun 2008, di mana ia tampil dalam 69 pertandingan dan mencetak 7 gol.en.wikipedia.org
Setelah bermain untuk Mafra selama empat musim, Baixinho bergabung dengan Paços Ferreira pada tahun 2015. Di klub ini, ia menjadi andalan di lini belakang, tampil dalam 166 pertandingan dan mencetak 9 gol selama tujuh musim. Bersama Paços Ferreira, ia turut membawa klub menjuarai LigaPro pada musim 2018–2019.en.wikipedia.org
Pada tahun 2022, Baixinho mencoba peruntungan di luar Portugal dengan bergabung ke klub Siprus, Anorthosis Famagusta, tampil dalam 34 pertandingan dan mencetak 2 gol. Setahun kemudian, ia kembali ke Portugal untuk memperkuat União Leiria, tampil dalam 26 pertandingan.en.wikipedia.org
Pada awal tahun 2025, Baixinho resmi bergabung dengan Semen Padang FC. Kehadirannya diharapkan dapat menambah pengalaman dan kekuatan di lini belakang tim dalam menghadapi kompetisi Liga 1 Indonesia.
Sebagai bek tengah, Baixinho dikenal dengan kemampuan membaca permainan, duel udara yang kuat, dan ketenangan dalam mengawal lini pertahanan. Pengalaman bermain di berbagai liga Eropa memberinya keunggulan dalam hal taktik dan disiplin di lapangan.
Sejak bergabung dengan Semen Padang FC, Baixinho langsung menjadi pilihan utama di lini belakang. Namun, pada pertandingan melawan Bali United pada 20 Januari 2025, ia mengalami cedera lutut yang cukup serius. Cedera ini memaksanya absen dalam beberapa pertandingan penting, termasuk saat menghadapi PSS Sleman dan Malut United.detik.com+3langgam.id+3sumbar.suara.com+3langgam.id+3sumbar.suara.com+3detik.com+3
Cedera yang dialami Baixinho didiagnosis sebagai cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament), yang memerlukan waktu pemulihan yang cukup lama. Manajemen Semen Padang FC memutuskan untuk mengirim Baixinho ke Portugal guna menjalani operasi dan proses rehabilitasi lebih lanjut. Pelatih Eduardo Almeida menyatakan bahwa absennya Baixinho menjadi kehilangan besar bagi tim, mengingat perannya yang vital di lini pertahanan.

Ketidakhadiran Baixinho memberikan dampak signifikan terhadap performa tim. Pada pertandingan melawan Bali United, setelah Baixinho keluar karena cedera, Semen Padang FC mengalami kekalahan telak 1-5. Pelatih Almeida mengakui bahwa cedera Baixinho mengubah jalannya pertandingan dan membuat tim kehilangan organisasi di lini belakang.
Meskipun cedera yang dialami cukup serius, Baixinho tetap menunjukkan semangat juang tinggi untuk kembali ke lapangan. Manajemen dan tim pelatih Semen Padang FC berharap proses pemulihan berjalan lancar dan Baixinho dapat kembali memperkuat tim pada paruh kedua musim. Pengalaman dan kepemimpinannya diharapkan dapat membantu tim keluar dari zona degradasi dan mencapai posisi aman di klasemen Liga 1 Indonesia.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut :
Muhammad Iqbal: Gelandang Muda Berbakat dari Padang Pariaman
Dalam dunia sepak bola Indonesia, munculnya talenta muda selalu menjadi sorotan. Salah satu nama yang kini mencuri perhatian adalah Muhammad Iqbal, gelandang muda milik Semen Padang FC. Dengan usia yang masih muda, Iqbal telah menunjukkan potensi besar untuk menjadi pemain andalan di masa depan.
Nama Lengkap: Muhammad Iqbal
Tanggal Lahir: 27 Oktober 2000
Tempat Lahir: Padang Pariaman, Sumatera Barat
Tinggi Badan: 1,69 m
Posisi: Gelandang
Kaki Dominan: Kanan
Klub Saat Ini: Semen Padang FC
Nomor Punggung: 6
Tim Nasional: Indonesia U-19en.wikipedia.org+3kompas.com+3katasumbar.com+3persebaya.id+2transfermarkt.co.id+2katasumbar.com+2en.wikipedia.org+1transfermarkt.co.id+1
Iqbal memulai perjalanan sepak bolanya di PPLP Sumatera Barat pada tahun 2015. Selama tiga tahun di akademi tersebut, ia mengasah kemampuan dasar sebagai gelandang.
Pada tahun 2018, Iqbal memulai karier profesionalnya bersama Persika Karawang di Liga 2 Indonesia. Ia kemudian bergabung dengan PSMS Medan pada tahun 2019, tampil dalam 6 pertandingan.katasumbar.com+2en.wikipedia.org+2kompas.com+2
Pada tahun 2021, Iqbal membuat langkah berani dengan bergabung ke Cheongju FC, klub Liga 3 Korea Selatan. Meskipun hanya tampil dalam 3 pertandingan, pengalaman ini memberikan pelajaran berharga bagi perkembangan kariernya.kabapedia.com+1katasumbar.com+1
Setelah kembali dari Korea, Iqbal bergabung dengan Persita Tangerang sebelum akhirnya direkrut oleh Persebaya Surabaya pada awal 2023. Penampilannya di Persebaya cepat menarik perhatian, terutama setelah mencetak gol tercepat kedua di Liga 1 musim 2023/2024. Dalam pertandingan melawan PSS Sleman, Iqbal hanya butuh 11,26 detik untuk mencetak gol, sebuah rekor yang menunjukkan ketajamannya di lapangan.kabapedia.com+1en.wikipedia.org+1
Pada 1 Juli 2024, Iqbal resmi bergabung dengan Semen Padang FC. Keputusan ini menjadi langkah penting dalam karier profesionalnya, kembali ke kampung halamannya untuk memperkuat tim lokal.
Iqbal pernah membela tim nasional Indonesia U-19, mencatatkan 12 penampilan dan mencetak 3 gol. Ia melakukan debutnya pada 31 Mei 2017 melawan Brasil U-20 dalam Turnamen Toulon di Prancis.en.wikipedia.org

Pada Januari 2025, Iqbal mengalami cedera serius di bagian pipi akibat benturan dengan pemain PSS Sleman, Fachruddin. Hasil CT Scan menunjukkan adanya retakan di bagian pipi, dan ia menjalani perawatan intensif di RS Semen Padang Hospital. Meskipun cedera ini menghambat penampilannya, Iqbal menunjukkan semangat juang tinggi dengan kembali berlatih bersama tim pada Februari 2025. sumbar.suara.com+1detik.com+1
Sebagai gelandang, Iqbal dikenal dengan kemampuan distribusi bola yang akurat, visi permainan yang baik, dan kemampuan menembak dari jarak jauh. Pengalaman bermain di berbagai klub dan level kompetisi memberikan keunggulan dalam hal taktik dan disiplin di lapangan.
Dengan pengalaman luas di kancah sepak bola nasional dan internasional, Iqbal diharapkan dapat menjadi pemain kunci bagi Semen Padang FC dan bahkan mendapatkan panggilan ke tim nasional Indonesia di masa mendatang.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Muhammad Riyandi
Alhassan Wakaso: Pilar Baru Semen Padang FC dari Ghana
Dalam upaya memperkuat lini tengahnya, Semen Padang FC merekrut gelandang berpengalaman asal Ghana, Alhassan Wakaso, pada awal tahun 2025. Kehadiran Wakaso diharapkan dapat memberikan stabilitas dan pengalaman bagi tim dalam menghadapi kompetisi Liga 1 Indonesia.
Nama Lengkap: Alhassan Wakaso
Tanggal Lahir: 7 Januari 1992
Tempat Lahir: Tamale, Ghana
Tinggi Badan: 1,80 m
Posisi: Gelandang Bertahan
Kaki Dominan: Kanan
Klub Saat Ini: Semen Padang FC
Nomor Punggung: 30
Kewarganegaraan: Ghana
Status Internasional: 1 caps untuk timnas Ghana
Wakaso memulai karier profesionalnya di Portugal bersama Portimonense S.C. pada tahun 2010. Selama tiga tahun di klub tersebut, ia tampil dalam 57 pertandingan dan mencetak 3 gol.
Pada tahun 2013, Wakaso bergabung dengan Rio Ave F.C., klub yang berkompetisi di Primeira Liga Portugal. Di sana, ia tampil dalam 84 pertandingan dan mencetak 1 gol
Setelah empat tahun di Rio Ave, Wakaso sempat bermain untuk FC Lorient di Ligue 1 Prancis pada tahun 2017, tampil dalam 13 pertandingan. Ia kemudian kembali ke Portugal untuk memperkuat Vitória de Guimarães, tampil dalam 54 pertandingan dan mencetak 2 gol.en.wikipedia.org
Pada tahun 2021, Wakaso menandatangani kontrak dengan Olympiakos Nicosia di Liga Siprus, tampil dalam 11 pertandingan. Ia kemudian bermain untuk Leixões SC di Portugal dan Ionikos FC di Yunani sebelum bergabung dengan Semen Padang FC.en.wikipedia.org
Pada 6 Januari 2025, Semen Padang FC mengumumkan perekrutan Wakaso secara gratis. Kehadiran pemain berusia 33 tahun ini diharapkan dapat menambah pengalaman dan kekuatan di lini tengah tim.
Sebagai gelandang bertahan, Wakaso dikenal dengan kemampuan defensifnya yang solid, distribusi bola yang akurat, dan kemampuan membaca permainan. Pengalaman bermain di berbagai liga Eropa memberinya keunggulan dalam hal taktik dan disiplin di lapangan.
Sejak bergabung dengan Semen Padang FC, Wakaso telah tampil dalam beberapa pertandingan penting. Meskipun belum mencetak gol, kehadirannya di lini tengah memberikan stabilitas dan pengalaman bagi tim.
Wakaso pernah membela tim nasional Ghana, mencatatkan satu penampilan pada tahun 2019 dalam pertandingan persahabatan melawan Mauritania.
Alhassan Wakaso adalah adik dari Mubarak Wakaso, gelandang yang juga pernah bermain untuk tim nasional Ghana dan beberapa klub di Eropa.
Dengan pengalaman luas di kancah sepak bola Eropa, Wakaso diharapkan dapat menjadi mentor bagi pemain muda di Semen Padang FC dan membantu tim mencapai hasil terbaik di Liga 1 Indonesia.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Mohammad Khanafi
Firman Juliansyah: Bintang Muda Semen Padang yang Bersinar di Liga Indonesia
Dalam dunia sepak bola Indonesia, munculnya talenta muda selalu menjadi sorotan. Salah satu nama yang kini mencuri perhatian adalah Firman Juliansyah, pemain sayap lincah milik Semen Padang FC. Dengan usia yang masih muda, Firman telah menunjukkan potensi besar untuk menjadi pemain andalan di masa depan.
Lahir pada 7 Juli 2003 di Padang, Sumatera Barat, Firman memulai perjalanan sepak bolanya di lingkungan lokal. Postur tubuhnya yang mungil dengan tinggi 163 cm dan berat sekitar 53 kg tidak menghalangi semangatnya untuk bersaing di lapangan.
Firman mengasah kemampuannya di PPLP Sumbar dari tahun 2018 hingga 2021. Di akademi ini, ia mendapatkan pelatihan intensif yang membentuk dasar teknik dan mentalitas bermainnya. Performa impresifnya di level junior menarik perhatian Semen Padang FC, yang kemudian merekrutnya pada 5 Juli 2021.transfermarkt.com
Di Semen Padang, Firman dikenal sebagai pemain yang fleksibel. Posisi utamanya adalah sayap kiri, namun ia juga mampu bermain sebagai sayap kanan dan gelandang serang. Kecepatan, kelincahan, dan kemampuan dribbling-nya membuatnya menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.
Meskipun bertubuh kecil, Firman memiliki pusat gravitasi rendah yang memungkinkannya untuk melakukan perubahan arah dengan cepat. Ia juga dikenal memiliki visi permainan yang baik, mampu memberikan umpan-umpan akurat, dan tidak ragu untuk mencoba menembak dari luar kotak penalti.
Sejak bergabung dengan tim senior Semen Padang, Firman telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Berikut adalah statistik penampilannya:
Musim 2022/2023: 3 penampilan, 1 gol
Musim 2023/2024: 20 penampilan, 1 gol
Musim 2024/2025: 29 penampilan, 3 gol
Secara total, Firman telah mencatatkan 52 penampilan dan mencetak 5 gol untuk Semen Padang FC. Selain itu, ia juga berkontribusi dalam menciptakan peluang dan memberikan assist untuk rekan-rekannya.
Salah satu pencapaian terbesar Firman bersama Semen Padang adalah membantu timnya meraih promosi ke Liga 1 Indonesia pada musim 2024/2025. Meskipun timnya kalah di final Liga 2 dari PSBS Biak dengan agregat 6-0, posisi runner-up sudah cukup untuk memastikan tiket ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.en.wikipedia.org
Dalam perjalanan menuju final, Firman memainkan peran penting dengan kontribusinya di lini serang. Kecepatan dan kreativitasnya sering kali menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan krusial.
Sebagai pemain muda, Firman tentu menghadapi berbagai tantangan, termasuk persaingan ketat di tim utama dan tekanan untuk terus tampil konsisten. Namun, dengan dedikasi dan kerja keras, ia memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh.
Harapan besar tertuju padanya untuk menjadi pemain kunci di Semen Padang dan bahkan mendapatkan panggilan ke tim nasional Indonesia di masa mendatang. Dengan pengalaman yang terus bertambah dan bimbingan dari pelatih serta senior-seniornya, Firman berada di jalur yang tepat untuk mencapai puncak kariernya.
Firman Juliansyah adalah contoh nyata dari pemain muda yang berhasil menembus tim utama melalui kerja keras dan dedikasi. Perjalanan kariernya yang dimulai dari akademi lokal hingga menjadi andalan di Semen Padang FC memberikan inspirasi bagi banyak pemain muda lainnya di Indonesia. Dengan usia yang masih muda dan potensi yang besar, masa depan cerah menanti Firman di dunia sepak bola nasional.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Vava Mario Yagalo
Mohammad Fahmi Al‑Ayyubi: Sayap Kilat Asal Pasuruan di Liga Indonesia
Mohammad Fahmi Al‑Ayyubi lahir pada 21 Desember 1995 di Pasuruan, Jawa Timur. Dengan tinggi 1,62 m, ia bermain sebagai sayap kanan (winger) dan saat ini memperkuat Gresik United di Liga 2 Indonesia, mengenakan nomor punggung 17 id.wikipedia.orgen.wikipedia.org.
Usia 29 tahun, ia dikenal karena kecepatan, kelincahan, dan insting menyerang yang tajam.
Fahmi mengawali karier juniornya di Indonesian Football Academy (IFA) sebelum melanjutkan di Laga FC, Perseba Bangkalan, dan tim U‑21 Persela Lamongan en.wikipedia.orgbolasport.com.
Pada 2017, ia dipromosikan ke tim senior Persela Lamongan dan langsung mencuri perhatian saat mencetak gol debutnya pada 21 April 2017 melawan Madura United en.wikipedia.orgsport.detik.com.
Fahmi tampil 48 kali dan mencetak 10 gol untuk Persela di Liga 1 en.wikipedia.orgworldfootball.net.
Tahun 2018 menjadi puncak performanya dengan penampilan reguler dan kontribusi signifikan dari sayap en.wikipedia.orgindosport.com.
Pada Mei 2019, ia pindah ke Bali United untuk memperkuat lini serang. Meskipun tidak mencetak gol (33 caps), ia membantu tim meraih gelar Juara Liga 1 2019 en.wikipedia.organtaranews.com.
Selama pandemi Liga 1 tertunda pada 2021, Fahmi memberi komentar positif bahwa penundaan dapat menjadi peluang untuk evaluasi diri antaranews.com.
Dari Desember 2021, ia dipinjamkan ke Persik Kediri dan tampil dalam 14 laga tanpa gol en.wikipedia.orgworldfootball.net. Adaptasi berjalan baik meski kontribusi minim secara statistik.
Pada Juni 2022, Fahmi bergabung ke Dewa United dan tampil dalam 13 pertandingan di Liga 1 en.wikipedia.orgworldfootball.net. Meski belum mencetak gol, kehadirannya di lini sayap memberikan opsi serangan tambahan.
Fahmi melanjutkan karier di Liga 2 bersama Persijap Jepara, tampil di 7 laga dan menyumbang 2 gol en.wikipedia.org. Kontribusi ini menunjukkan kemampuannya tetap terjaga dalam dua divisi berbeda.
Sejak Juli 2024, ia resmi bergabung Gresik United FC di Liga 2, mencatatkan 13 penampilan hingga Februari 2025 transfermarkt.usen.wikipedia.orgtransfermarkt.com. Meski belum mencetak gol, peran sayapnya cukup konsisten.
Sebagai sayap kanan, Fahmi dikenal dengan:
Kecepatan dan agitasi di sisi lapangan
Dribel efektif untuk menembus garis pertahanan
Passing dan crossing yang apik, meski asist minim secara statistik
Ketangguhan fisik dan stamina untuk tampil agresif sepanjang pertandingan
Karena tinggi badan yang terbilang pendek dan postur kompak, ia mengandalkan accelerasi cepat, agility, dan teknik kontrol bola sebagai senjatanya.
Pada 2014, Fahmi mengenakan jersey Indonesia U‑19, mencatatkan 2 caps tanpa gol id.wikipedia.orgen.wikipedia.org.
Sejak itu, ia belum kembali dipanggil timnas senior, tetapi pengalamannya di level junior memberi fondasi teknik dan mental bertanding.
Punya torehan gol produktif untuk Persela (10 gol) en.wikipedia.orgworldfootball.net
Juara Liga 1 2019 bersama Bali United en.wikipedia.organtaranews.com
Debut dan gol debut di Liga 1 yang menandai eksistensinya di level elite
Meski belum menerima penghargaan individu besar, perannya dalam tim-tim besar menunjukkan kualitasnya sebagai pemain sayap yang handal.
Kelebihan:
Lincah dan memiliki kecepatan bagus untuk penetrasi
Pengalaman dari berbagai tim Liga 1 dan Liga 2
Adaptif pada sistem dan peran berbeda
Tantangan:
Kurang mencetak gol atau assist di beberapa periode
Posisi fisik menuntut perawatan ekstra terhadap stamina
Persaingan ketat di sektor sayap menuntut konsistensi lebih
Di usia mendekati 30, Fahmi masih berada di puncak produktivitas sayapnya.
Musim depan bersama Gresik United bisa menjadi momentum:
Menonjol dengan kontribusi attacking lebih nyata (gol atau assist)
Menjadi mentor bagi pemain muda
Membidik promosi ke Liga 1, baik dirinya maupun tim
Jika tampil gemilang, pintu ke Liga 1 atau even SEA Games bisa terbuka kembali.

Mohammad Fahmi Al‑Ayyubi adalah contoh pesepakbola Indonesia yang adaptif, pekerja keras, dan memiliki perjalanan karier yang inspiratif.
Dari debut gemilang di Persela hingga gelar Liga 1 bersama Bali United, serta peran konsisten di Liga 2, ia memperlihatkan karakter dan kualitas senjata ofensif di lapangan.
Kini, bersama Gresik United, ia membidik babak baru: memberikan kontribusi nyata dan meramaikan persaingan menuju Liga 1.
Jika Fahmi tetap konsisten, baik secara performa maupun statistik, masa depan cerah masih terbuka lebar untuknya.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut :Rifqi Ray
Qischil Gandrum Minny: Penyerang Berpengalaman dalam Kancah Sepak Bola Indonesia
Qischil Gandrum Minny lahir pada 22 Juli 1987 di Kediri, Indonesia. Dengan tinggi badan 1,76 meter, ia dikenal sebagai penyerang yang memiliki kecepatan dan kemampuan dribel yang mumpuni. Saat ini, Qischil bermain untuk Nusantara United FC di Liga 2 Indonesia, mengenakan nomor punggung 16.
Qischil memulai karier sepak bolanya di akademi Persik Kediri pada tahun 2005 hingga 2007. Karier profesionalnya dimulai bersama Persiku Kudus pada musim 2008-2009. Setelah itu, ia kembali ke Persik Kediri pada musim 2009-2010, meskipun hanya mencatatkan empat penampilan tanpa gol.
Sepanjang kariernya, Qischil telah bermain untuk berbagai klub di Indonesia, menunjukkan adaptabilitas dan dedikasinya dalam dunia sepak bola.
Barito Putera (2010-2011): Qischil bergabung dengan Barito Putera, meskipun hanya mencatatkan tujuh penampilan tanpa gol
Deltras Sidoarjo (2011-2012): Di Deltras, ia tampil dalam 29 pertandingan dan mencetak enam gol, menunjukkan peningkatan performa yang signifikan.
Arema Cronus (2013): Qischil bergabung dengan Arema, namun hanya tampil dalam satu pertandingan tanpa gol.
Persik Kediri (2014): Dipinjamkan kembali ke Persik Kediri, ia mencatatkan 14 penampilan dan mencetak dua gol.
Persepam Madura Utama (2015-2016): Bersama Persepam, ia tampil dalam 16 pertandingan dan mencetak dua gol.
Martapura FC (2017-2018): Di Martapura, Qischil menunjukkan performa terbaiknya dengan mencetak 18 gol dalam 37 pertandingan.
PSS Sleman (2018): Bersama PSS Sleman, ia tampil dalam empat pertandingan dan mencetak satu gol.
Persita Tangerang (2019): Qischil bergabung dengan Persita, tampil dalam tujuh pertandingan tanpa gol.
Madura FC (2019): Di Madura FC, ia tampil dalam sembilan pertandingan tanpa gol.
Persekat Tegal (2020): Qischil hanya tampil dalam satu pertandingan tanpa gol.
PSCS Cilacap (2021): Bersama PSCS, ia tampil dalam sembilan pertandingan dan mencetak satu gol.
Persijap Jepara (2022-2024): Di Persijap, ia tampil dalam 23 pertandingan dan mencetak lima gol.
Nusantara United FC (2024–sekarang): Saat ini, Qischil bermain untuk Nusantara United FC, telah tampil dalam 20 pertandingan dan mencetak dua gol hingga Februari 2025.
Sebagai penyerang, Qischil dikenal dengan kecepatan dan kemampuan dribel yang baik. Ia sering beroperasi di sisi sayap, namun juga mampu bermain sebagai striker murni. Kemampuannya dalam menggempur pertahanan lawan melalui tusukan dari sayap menjadi andalannya.

Selama kariernya, Qischil telah meraih beberapa prestasi bersama klubnya:
PSS Sleman: Juara Liga 2 Indonesia pada tahun 2018.
Arema Cronus: Juara Menpora Cup 2013, Piala Gubernur Jatim 2013, dan Trofeo Persija Cup 2013.
Qischil Gandrum Minny adalah contoh pemain yang menunjukkan dedikasi dan adaptabilitas tinggi dalam dunia sepak bola Indonesia. Dengan pengalaman bermain di berbagai klub dan posisi, ia terus menjadi aset berharga bagi timnya. Kehadirannya di Nusantara United FC diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya klub meraih prestasi di Liga 2 Indonesia.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : Nuri Fasya